KENDARI — Universitas Mandala Waluya (UMW) secara resmi menyelenggarakan acara Wisuda dan Pelepasan Mahasiswa Angkatan 2026 pada hari Sabtu, 6 April 2026, di Gedung Serba Guna Pusat Kajian Kampus UMW yang berlokasi di jantung kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Acara berlangsung meriah dan penuh makna dengan dihadiri 847 mahasiswa yang siap melangkah ke jenjang kehidupan baru, baik sebagai profesional maupun peneliti di tingkat pascasarjana.
Momentum wisuda kali ini menjadi yang terbesar dalam sejarah UMW sejak berdiri pada tahun 2010, menandai pertumbuhan signifikan institusi pendidikan yang menjadi salah satu pusat kajian terkemuka di kawasan Indonesia Timur. Kehadiran para wisudawan dari berbagai program studi mencerminkan komitmen Universitas Mandala Waluya dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang siap berkontribusi pada pembangunan nasional.
Latar Belakang dan Konteks Kegiatan
Universitas Mandala Waluya, sejak didirikan sebagai institusi pendidikan tinggi swasta, telah konsisten mengembangkan kurikulum berbasis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pusat Kajian Kampus sebagai jantung dari kegiatan akademik UMW telah melahirkan ribuan lulusan yang tersebar di berbagai sektor industri, pemerintahan, dan organisasi nirlaba. Keberadaan pusat kajian ini di Kendari memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Wisuda tahun 2026 ini adalah hasil dari proses pendidikan selama tiga hingga empat tahun bagi mahasiswa tingkat sarjana, dan dua tahun bagi mahasiswa program pascasarjana. Setiap peserta wisuda telah melalui berbagai ujian akademik, praktik lapangan, dan penyusunan karya tulis ilmiah yang ketat sesuai dengan standar internasional yang diadopsi oleh UMW.
Direktur Pusat Kajian Kampus UMW, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa persiapan wisuda kali ini melibatkan seluruh aparatur kampus, dari akademik hingga administrasi. “Kami memastikan bahwa setiap mahasiswa yang lulus telah memenuhi semua kompetensi yang ditetapkan. Wisuda ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan atas kerja keras dan dedikasi para mahasiswa,” kata Prof. Bambang pada keterangan pers minggu lalu.
Rincian Peserta dan Program Studi
Dari 847 mahasiswa yang meraih wisuda pada acara 6 April 2026 ini, 678 lulusan merupakan mahasiswa program sarjana (S1) dari berbagai jurusan, sementara 169 lulusan lainnya adalah mahasiswa program pascasarjana (S2) yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi mereka dengan hasil penelitian dan tesis yang berkualitas.
Program studi yang terwakili dalam wisuda kali ini mencakup berbagai bidang ilmu. Dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 156 mahasiswa meraih gelar, mencerminkan komitmen UMW dalam menghasilkan pendidik berkualitas untuk masa depan bangsa. Fakultas Teknik memberikan kontribusi 134 lulusan dengan keahlian di bidang teknik sipil, elektro, dan mesin. Sementara itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora menghasilkan 198 lulusan dalam berbagai program studi termasuk administrasi publik, komunikasi, dan hukum.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis turut berkontribusi dengan 189 lulusan, sedangkan Sekolah Pascasarjana dengan tiga program studi unggulan—Magister Pendidikan, Magister Administrasi Publik, dan Magister Manajemen—melepaskan 169 mahasiswa berprestasi. Keseimbangan antara lulusan dari berbagai bidang ilmu ini menunjukkan bahwa Universitas Mandala Waluya memiliki jangkauan akademik yang luas dan relevan dengan kebutuhan industri.
Penyelenggaraan Acara dan Protokol Wisuda
Acara wisuda dimulai pukul 08.00 pagi dengan mengawali upacara pengibaran bendera nasional dan logo institusi. Peserta wisuda berbaris dengan jas almamater dan toga hitam, menciptakan pemandangan yang mengesankan di hadapan lebih dari 3.000 orang yang terdiri atas keluarga besar mahasiswa, dosen, dan undangan istimewa.
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Sutrisna Wijaya, M.Eng., menjadi pembina utama dalam acara wisuda. Beliau menyampaikan orasi ilmiah yang mengangkat tema “Manusia Terukur dalam Transformasi Digital: Peran Lulusan UMW di Era Revolusi Industri 5.0”. Dalam pidatonya yang kurang lebih 45 menit, Rektor Wijaya menekankan pentingnya etika profesional dan kepekaan sosial dalam menjalani karir.
“Para wisudawan kita adalah generasi yang hidup di era transformasi luar biasa. Mereka harus mampu beradaptasi dengan cepat namun tetap memegang teguh nilai-nilai kemanusiaan. Saya percaya bahwa lulusan UMW memiliki fondasi akademik dan karakter yang kuat untuk menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Prof. Wijaya dalam pidatonya yang dikutip dari siaran pers resmi UMW.
Sebelum meraih wisuda, seluruh peserta wisuda dirangkaian melalui serangkaian prosesi akademik formal. Masing-masing mahasiswa secara bergantian naik ke panggung untuk menerima piagam kelulusan dari tangan Rektor dan Dekan Fakultas masing-masing. Prosesi ini dilengkapi dengan pembacaan nama dan gelar kelulusan secara resmi oleh Registrar UMW, yang menandai pengesahan formal status akademik baru mereka.
Penghargaan dan Prestasi Khusus
Dalam kesempatan wisuda ini, UMW juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa-mahasiswa yang menonjol. Penghargaan Cum Laude diraih oleh 23 lulusan, Magna Cum Laude diraih 67 lulusan, dan Summa Cum Laude diraih 12 lulusan terbaik. Pencapaian ini menunjukkan bahwa meskipun standar kurikulum yang ketat, masih terdapat sejumlah mahasiswa yang mampu melampaui ekspektasi akademik.
Salah satu penerima penghargaan Summa Cum Laude adalah Ika Rosalina, lulusan dari Program Studi Teknik Sipil. Dalam kesempatan wartawan menemuinya setelah acara, Ika mengungkapkan bahwa pencapaiannya adalah hasil dari kerja keras dan dukungan lingkungan akademik UMW yang inspiratif.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua dosen di UMW, khususnya pembimbing akademik saya. Mereka tidak hanya mengajar teori, tetapi juga membentuk karakter. Saya juga banyak belajar dari diskusi dengan teman-teman sekelas yang memiliki passion tinggi dalam bidangnya masing-masing. Semoga saya bisa mengaplikasikan ilmu ini untuk berkontribusi nyata pada industri konstruksi Indonesia,” kata Ika sambil tersenyum.
Penghargaan tambahan juga diberikan kepada lima mahasiswa terpilih sebagai “Duta Sosial UMW” untuk kontribusi luar biasa mereka dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama menuntut ilmu. Penghargaan ini mencerminkan komitmen UMW bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial.
Sambutan dari Pihak Eksternal
Acara wisuda UMW juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Drs. H. Andi Sudirman Sulaiman, M.Si., yang memberikan sambutan resmi dari pemerintah daerah. Beliau menyambut baik kehadiran institusi pendidikan berkualitas seperti UMW di Kendari dan berharap lulusan-lulusannya dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.
“Sulawesi Tenggara membutuhkan SDM berkualitas untuk menopang diversifikasi ekonomi kita. Para lulusan UMW ini saya pandang sebagai aset berharga yang akan membantu kami mewujudkan visi Sulawesi Tenggara yang maju dan sejahtera,” ujar Wakil Gubernur Andi Sudirman dalam sambutannya.
Selain itu, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kendari, Ir. Agus Suryanto, juga hadir untuk memberikan perspektif industri. Menurutnya, kompetensi yang dimiliki para lulusan UMW sudah memenuhi standar kebutuhan pasar kerja, terutama dalam sektor konstruksi, manufaktur, dan layanan profesional.
“Kami di industri selalu membutuhkan profesional muda yang tidak hanya pintar secara teknis, tetapi juga memiliki soft skill yang baik. Dari pengalaman saya berinteraksi dengan alumni UMW, mereka umumnya siap bekerja dan cepat beradaptasi. Saya mengajak para wisudawan hari ini untuk tidak takut mengambil risiko dalam berkarir dan selalu berinovasi,” tambah Ir. Agus dalam kesempatan yang sama.
Dampak dan Perspektif ke Depan
Wisuda tahun 2026 ini juga menandai bahwa UMW semakin kokoh posisinya sebagai institusi pendidikan alternatif bagi mahasiswa yang mencari pendidikan berkualitas di Indonesia Timur. Dengan jumlah lulusan yang terus bertambah dan reputasi yang meningkat, UMW telah menarik perhatian berbagai lembaga akreditasi internasional.
Kepala Bagian Hubungan Alumni UMW, Dra. Siti Nurhaliza, M.Pd., menjelaskan bahwa institusi telah mempersiapkan program mentoring dan career placement untuk membantu lulusan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka. “Kami tidak hanya melepaskan mahasiswa begitu saja. Alumni UMW tetap menjadi bagian dari keluarga besar universitas, dan kami aktif memfasilitasi jejaring profesional mereka,” kata Dra. Siti dalam sebuah sesi diskusi dengan wartawan.
Data menunjukkan bahwa 87 persen lulusan UMW berhasil mendapat pekerjaan dalam enam bulan pertama setelah wisuda. Pencapaian ini melampaui rata-rata nasional untuk institusi pendidikan swasta di kategori serupa. Kesuksesan ini menjadi bukti relevansi kurikulum UMW dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis.
Harapan dan Pesan untuk Wisudawan
Dalam sebuah acara doa bersama yang menandai berakhirnya wisuda formal, Rektor UMW kembali menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab sosial bagi para wisudawan. Beliau mengharapkan bahwa setiap lulusan akan membawa nilai-nilai UMW dalam setiap aspek kehidupan profesional mereka.
“Pendidikan yang kami berikan di UMW dibangun atas fondasi nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan. Saya berharap, di mana pun kalian berada, kalian akan menjadi duta baik dari institusi ini dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” demikian pesan Rektor Wijaya yang ditutup dengan doa berkah untuk keberhasilan semua wisudawan.
Penutup
Wisuda Universitas Mandala Waluya pada 6 April 2026 telah sukses menyelenggarakan pelepasan 847 mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademik mereka dengan baik. Acara yang berlangsung meriah ini menggambarkan komitmen UMW terhadap pengembangan SDM berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ke depan, UMW terus akan meningkatkan standar akademik dan fasilitas penelitian untuk memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar terbaik. Dengan dukungan pemerintah lokal, industri, dan masyarakat, Universitas Mandala Waluya optimis dapat terus memberikan kontribusi signifikan pada kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia Timur.
Para wisudawan yang telah meninggalkan kampus ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara institusi pendidikan dan dunia profesional, membawa semangat inovasi dan dedikasi yang telah mereka peroleh selama menuntut ilmu di UMW. Selamat menjalankan amanah, para wisudawan Universitas Mandala Waluya 2026!
—
Catatan Redaksi: Berita ini dihimpun dari rilis resmi Universitas Mandala Waluya dan hasil wawancara langsung dengan narasumber pada 6 April 2026, di Gedung Serba Guna Pusat Kajian Kampus, Kendari.